-->
  • Jelajahi

    Copyright © Intermezzo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ads

    Kisah Seorang Penulis Yang Sangat Berbakat, simak selengkapnya hanya di sini..

    john_aripe
    Thursday, October 7, 2021, October 07, 2021 WIB Last Updated 2022-03-22T18:30:57Z
    masukkan script iklan disini
    Lidia Wulandari.


    Hey Ucrakers, how are you? Wadidaw.. bahasa Inggris nya cuma segitu doang bisanya. Intinya, bagaimana kabar kalian, masih makan mie instan pake nasi? Atau kalau shampoo abis botolnya diisi pake air, biar kata masih banyak, ternyata isinya air yang berbusa.

    Atau buat kalian yang masih jomblo, gimana kabar sabun mandi? Masih cepet abis ya? Yaudah kita rayakan kegalauan ini dengan simak kisah inspiratif berikut. Jadi simak baik baik, jangan sampai celana lepas landas. Tapi sebelum kita lanjutkan, kami tetap mengingatkan agar tetap cuci tangan sebelum gosok gigi dan jaga jarak aman biar kentut kagak mencemari lingkungan hidup.

    Yadah Kancuuuut!

    Kalau kemarin kita ngebahas Susi dengan segudang decak kagum di kamar mandi, maka di kesempatan kali ini kita juga ngebawain cewek ABG(aumannya bagai gorila). Yang juga masih duduk santai di bangku SMA. Sambit sekalian, inilah Lidia Wulandari.


    Seorang dara muda yang tidak berdarah darah, seperti lagunya wak haji omah iramah. Wul sapaan Lidia Wulandari, adalah putri dari seorang wartawan kawakan, yang kalau nulis berita kriminal bisa bikin bulu jaket berdiri. Saking hebat dan mendalamnya berita yang beliau sampaikan.

    Karena nya, si Wul menurun darah wartawan dari sang maestro, yang tidak bisa kami sebutkan. Awalnya si Wul menjuarai karya tulis ilmiah sewaktu dia masih bersekolah di SD. Dan mendapat apresiasi dari berbagai sumber dan beberapa profesor. Kala itu ia menulis dengan tema, bahayanya berhubungan intim dikala datang bulan. Dan karyanya dibawa ke kampus kampus sebagai bahan kajian para mahasiswa teknik sipil.

    Dari karya ilmiah itulah, ia mulai mendapatkan perhatian dunia pers. Sehingga banyak sekali pihak pihak yang ingin si Wul menulis dari sekedar membuat slogan atau quote, atau bahkan menawari untuk membuat buku, di umur dan itunya yang masih sangat kecil itu.

    Maka tidak heran di usianya yang menganjak 17 ini, dia sudah menulis hampir 100 - 150 judul buku. Yang banyak diantaranya sudah diaplikasikan menjadi film. Temanya pun sangat beragam, dari horror sampai ilmiah dan atau fiksi ilmiah. Saking banyaknya genre nya itulah si Wul di juluki si manusia seribu cerita.

    Sampai kita dari tim, mengadakan wawancara mendalam sedalam itunya mbak mbak kasir Indomaret. Dan dari obrolan kita, bisa diambil benang merahnya. Bahwa meskipun usianya masih belasan tapi cara pikir dan pandangannya sudah melewati usia dan itunya.

    Jadilah wawancara tidak sempat kami rekam, saking tersihirnya dengan keasikan obrolan dengan si Wul. Tapi kita akan rangkum sebagai berikut. Si Wul adalah anak pertama dari 17 saudara kandung. Dia mengaku masih sering ngompol kalau tidur. Meskipun dia pandai bercerita dan menulis, dia mengaku sering lupa. Jadi jika ia menulis, dia akan selalu kemanapun membawa notepad nya. Jadi dia dimudahkan dalam menulis apa yang sedang dia pikirkan.

    Selain pelupa, dia juga memiliki kebiasaan yang dia sendiri mengaku tidak suka dengan kebiasaan itu, yaitu kalau bicara sering menggerakkan hidupnya. Jadi sepanjang kami mengobrol dia berusaha tidak melakukan gerakan itu, namun karena itu seperti sudah menjadi kebiasaan, jadi sudah di alam bawah sadar.

    Tapi, itu tidak menggangu menurut kami. Malah makin keliatan lucu dan menggemaskan. Karena selain berwajah cantik si Wul juga enak diajak ngobrol.

    Sekian dulu rubrik kita kali ini, jumpa lagi di lain kesempatan. Dari itunya si Wul yang getar getar, kami undur diri.

    Salam sempak jerapah!!!



    Dan seperti biasa, apapun postingan. Tak perduli nyambung atau tidak! Aku tetap pamerin hasil ku ngegambar jelek buat kalian, dan ini penampakannya!


    Dan pastiin kalian mendownload gambar diatas hanya DISINI (shutterstock), untuk sekedar mensupport kami, terimakasih, my friend!


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini