Hey Ucrakers, sebuah hikayat menyebutkan bahwa saat menjelang magrib akan datang jin, setan (makhluk gaib) yang akan menggoda. Maka, mitos zaman dahulu mengatakan, jangan keluar rumah menjelang magrib.
Namun, jika mau dipahami lebih lanjut lagi, selain gangguan dari makhluk gaib, waktu antara senja menjelang malam, adalah waktu pergantian dari terang ke gelap. Perpindahan itu, menyebabkan secara tidak sadar, hal seperti gangguan pada tubuh kita. Sama halnya saat terbangun dari tidur, kita dianjurkan untuk sejenak membiasakan mata dan tubuh, jika tidak kepala menjadi puyeng.
Kembali ke topik, pergantian siang ke malam, banyak kisah menceritakan, bahwa akan ada banyak makhluk goib memperdaya manusia, UMMU SIBYAN contoh nya. UMMU SUBYAN akan mendatangi sepasang suami isteri untuk menggoda/menggelincirkan mereka.
UMMU SIBYAN sendiri adalah jenis jin wanita yang suka memporak-porandakan rumah tangga, mengunci nafsu isteri, membunuh bayi dalam kandungan, menaikkan nafsu lelaki sekaligus memanfaatkan air mani lelaki, menjerumuskan pelakor, dan lain sebagainya.
Ummu Sibyan akan mewujud perempuan cantik dan menggoda para suami suami. Dengan tujuan agar isteri nya menjadi cemburu. Selain itu Ummu Sibyan bisa merasuk ke raga perempuan lain, dan mengganggu suami agar mau berselingkuh.
Sedang pada para isteri yang sedang mengandung, Ummu Sibyan akan masuk ke dalam kandungan nya, kemudian menendang bayinya sehingga keguguran, menyumbat dan mengunci atau mengikat rahim isteri dengan tujuan tidak bisa mengandung atau bisa diistilahkan mandul dan sampai tidak ada nafsu lagi kepada suaminya sendiri.
Perlu dipahami penyebab Ummu Sibyan dapat masuk ke rumah melelui dua cara yaitu:
1. Mereka bisa masuk ke rumah ketika waktu menjelang maghrib, terutama saat cahaya matahari berwarna kemerahan atau jingga.
2. Mengangkat jemuran pakaian selepas maghrib, karena mereka akan menyihir pakaian jemuran kita, kemudian setelah sihir itu pada pakaian, mereka akan menumpang di pakaian tersebut agar mereka itu dapat masuk ke rumah.
Jadi, tutuplah semua pintu rumah, depan maupun belakang dan semua tirai jendela sebelum waktu menjelang Maghrib atau cahaya matahari berwarna kemerahan (jingga) dan angkatlah kain jemuran sebelum waktu itu juga.
Tambahan lain, bersihkanlah debu di dalam rumah, sarang laba di tiap ruangan, karena mereka membuat rumah mereka di sana dan beranak-pinak di sana.
Logikanya, jika waktu menjelang magrib haruslah rumah dalam keadaan tertutup, agar angin tidak masuk. Kemudian bersihkan rumah, dari debu, sarang laba-laba, agar bersih, sebab kebersihan sebagian dari iman. Sedangkan jemuran jika tidak diangkat sebelum malam, karena malam akan sedikit berkabut, maka pakaian jika tidak diangkat maka jadi basah, selain juga agar tidak diambil maling jemuran.
Sebagai tambahan pagar rumah, Selipkan surah Al Zalzalah serta bacaan bacaan lain, dalam proses memagar rumah karena ia bisa diumpama pintu atau jendela yang berapi, yang dengan seizinNya bersifat membakar segala jin & setan.
Caranya selanjutnya adalah dengan media garam dicampur dengan air kemudian semprotkan bisa juga percikkan ke semua permukaan pintu depan dan belakang serta semua tirai jendela rumah, dengan cara demikian Ummu Sibyan tidak bida masuk kedalam rumah.
Dari sahabat Jabir radhiallahu’anhu, bahwasanya Nabi SAW pernah bersabda:
“Jika malam datang menjelang atau kalian berada menjelang maghrib maka tahanlah anak-anak kalian (di rumah), karena ketika saat itu setan sedang bertebaran.
Jika telah berlalu saat dari waktu malam,
maka biarkan mereka (jika ingin keluar). Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup.
Tutup pula bekas minuman dan makanan kalian dengan meletakkan sesuatu di atasnya dan matikanlah lampu lampu kalian.” (Sahih HR Bukhari & Muslim)
Demikianlah, intinya jika memang tidak mendesak saat menjelang magrib sampai ba'da magrib, dianjurkan untuk tetap berzikir di dalam rumah, atau masjid. Dan tetap jaga kebersihan lingkungan rumah, selain bersih dan nyaman, kebersihan adalah sebagian dari iman.

