Hey cecoters, gimana kabar tangan kanan kalian? Masih suka abisin sabun kah? Aduuhh kok kita bisa sefrekuensi ya? ssssssssat!
Beberapa hari kemarin, sempet viral dokter yang dipanggil ke kepolisian. Pasalnya, statement dia di medsos yang melenceng dari titel yang dia pamerin, sebagai Tuhannya.
Ada beberapa seh yang menggelitik ke-Why!-an. Yang paling terngiang-ngiang di kepala ku adalah, dia menyebutkan bahwa korban yang terpapar covid dan yang meninggal merupakan kesalahan dosis obat, atau semacamnya. Dan menurut dia, covid tidak menular dan jika terkena dengan dosis 24 ml vitamin C per hari bisa sembuh!
Aku tidak akan membahas tentang uji klinis, karena aku memang bukan orang medis. Namun, aku akan mencoba mengajak kalian melihat masalah ini dari kaca mata orang awam.
Perlu diketahui bersama, bahwa virus covid ini, sudah menjadi pandemi di seluruh dunia. Dan terlepas dari konspirasi yang berkembang saat ini. Tapi, virus covid bisa dibuktikan melalui tes klinis, dan banyak pula jurnal yang telah membahas tentang virus ini.
Jadi Why! Why! Why! si dokter L ini, dia tinggal di pohon atau dirumah televisi nya lagi digadein buat bayar cicilan celana dalamnya, atau gimana? Karena, banyak di televisi disiarkan tentang korban yang banyak, ini terlepas media televisi yang cari rating dan share. Tapi, perlu diingat rumah-rumah sakit sampai over load pasien karena virus ini.
Dan yang terlalu Why! adalah Dokter L ini, sudah sering kali ditegur oleh IDI pusat atas statement nya di medsos. Dan banyak juga dokter-dokter yang mengaku mengajak Dokter L ini untuk adu jurnal ilmiah yang menyangkut dengan statement dia tersebut. Namun, seperti menabrak tembok atau batu, dah gitu ajah!
Yang menggelitik lagi buat ku, adalah ia tidak mau melepaskan dulu gelar Dokter-nya terlebih dahulu. Karena label itu, atau gelar itu mampu membuat orang percaya akan apa yang dia halukan!
Bayangkan saja jika, kelebihan vitamin C, apa tidak menggangu liver-nya coba? Kalau, memang berstatement corona tidak ada, masihlah bisa dimaklumi. Sebab, bisa dilihat riwayat hidupnya (si dokter L) ini. Namun jika menjerumuskan ke resep-resep yang konyol, itu yang menurut ku, Why!!
Intinya, mari bermain sosmed dengan otak dah hati yang paling putih, agar tidak mudah tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Entah apapun itu, apapun yang ada di sosmed, haruslah disaring terlebih dahulu!
Dan seperti biasa, apapun postingan. Tak perduli nyambung atau tidak! Aku tetap pamerin hasil ku ngegambar jelek buat kalian, dan ini penampakannya!
Dan pastiin kalian mendownload gambar diatas hanya DISINI (shutterstock), untuk sekedar mensupport kami, terimakasih, my friend!


