-->
  • Jelajahi

    Copyright © Intermezzo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ads

    Tips Membuat Diskripsi Gambar Di ShutterStock maupun Mickrostock, simak selengkapnya disini

    john_aripe
    Friday, April 2, 2021, April 02, 2021 WIB Last Updated 2022-01-23T07:31:52Z
    masukkan script iklan disini
    Hey cecoters, gimana kabar kalian? Masih makan mie instan pake nasi? Atau gimana kabar sabun kalian, masih cepet abis? Kali ini aku bakal share ke kalian cara membuat deskripsi yang mudah dimengeri oleh server Shutterstock atau mickrostock lainnya.


    Tapi sebenarnya, sudahkah kalian cuci tangan atau pake masker kalau ke luar rumah? Tetap patuhi protokol pemerintah, seperti jauhi kerumunan agar kita bisa memutuskan rantai setan virus Corona ini.

    Lanjut ke pokok pembahasan, namun izinkan aku akan share gambar dan profil singkat, desain yang aku buat. Entah sengaja atau tidak. Setiap aku bikin desain yang aku unggah ke portofolio ku di Shutter Stock, selalu ada cerita di baliknya.

    .

    Desain di atas merupakan hasil dari proses pembelajaran waktu aku ikut semacam seminar di salah satu perkumpulan pecinta seni. Karena jujur aku bukan berangkat dari keilmuan seni grafis, tapi karena tempat nongkrong ku adalah banyak yang suka seni. Maka, aku cuma ikutan dengan apa yang mereka kerjakan.

    Pembelajaran yang aku ikuti juga bukan yang fokus mempelajari seni grafis atau desain grafis. Tapi seperti tempat nongkrong biasa di warung kopi. Tapi meski begitu, aku bisa mengambil beberapa ilmu teoritis terhadap seni grafis itu sendiri.

    Dan sebenarnya juga bukan hanya grafis secara digital, karena di tongkrongan itu aku juga belajar bagaimana cara membuat gambar cetak, seperti sablon dan lain sebagainya. Wah jadi nyeritain tempat tongkrongan nih, tapi sebagai info saja. Bahwa nilai seni itu bukan hanya bakat dan ditimba dari keilmuan formal. Namun, bisa juga dari tempat yang kadang di anggap remeh dan receh oleh sebagian masyarakat.

    Oke, karena terlalu panjang ngebahas tongkrongan jadi gak mulai ngeprofil gambar ini. Jadi gambar ini aku bikin karena terbawa oleh teman yang sedang ngegambar kaligrafi. Karena aku tertarik dengan cara atau teknik yang temanku pakai saat membuat kaligrafi, maka aku mencoba untuk membuat frame untuk kaligrafi yang dia buat.

    Jadilah gambar seperti di atas. Corak bunga dan lekukan nya setelah aku lihat ulang malah terkesan ukuran. Padahal awalnya aku tidak mengarah kesana. Dan disitulah aku baru percaya, bahwa apapun yang kita lihat secara berulang-ulang maka akan mengendap di memori otak, dan saat ada kesempatan keluar, maka akan muncul tampilan sesuai apa yang pernah diserap oleh otak di memori nya.

    Jadi saat ada yang berkomentar tentang ini, dan menyamakan dengan ukuran khas furniture atau apapun itu. Aku tidak akan menyangkalnya. Karena sesuai dengan alam bawah sadar memang mengarahnya ke sana.

    Untuk profil gambar mungkin cukup segitu saja deh, nanti tidak jadi ke pokok pembahasan. 

    Di dalam dunia perMickrostockan, kita dituntut harus bisa minimal bahasa Inggris pasif. Untuk mengisi beberapa keterangan gambar yang kita unggah. Seperti judul, diskripsi, jenis gambar(genre) maupun yang lainnya. Jika kita tidak memakai bahasa Inggris, maka sudah tentu karya atau gambar kita akan ditolak oleh server.

    Tapi tenang, kita bisa menggunakan google translate untuk memberi judul, diskripsi atau yang lainnya. Karena sekarang google translate udah sangat pintar dalam mengubah bahasa. 

    Aku akan memberikan sedikit tips, untuk membuat diskripsi. Tapi tidak harus juga kalian menggunakan tips yang aku pakai. Cuman, aku beberapa waktu lalu mengadakan uji kecil kecilan untuk mendapatkan aprove di setiap unggahan mickrostock. 

    Pertama, kita ceritakan gambar atau video yang akan kita unggah, semisal gambar diatas. Yaitu gambar frame, aku tulis "ini gambar frame, bercorak bunga dengan background putih. Baik digunakan untuk keperluan kap surat undangan, cetak sebagai cover buku atau album, dan bisa juga untuk dicetak sebagai wallpaper ruangan". Dan pastinya kita bisa menggunakan google translate untuk melakukan nya. Jika tidak bakalan ditolak gambar atau video yang kita unggah.

    Contoh diskripsi yang aku pakai di atas, intinya adalah kita terangin gambar apa yang kita buat, kemudian tujuan atau referensi gambar untuk apa. Dan bisa juga kita tambahkan tanggal pembuatan dan tempat dimana kita buat, bisa disebutkan nama kota, misalnya. Aku pikir kalian lebih hebat mengembangkan sendiri.

    Tapi secara garis besar, diskripsi yang kita pakai, harus dalam bahasa Inggris, diskripsi harus sesuai gambar, karakter atau jumlah kata harus panjang maksimal 200 kata, karena jika terlalu pendek itu juga akan dijadikan gambar kita tidak akan diterima. Kemudian refrensi gambar yang kalian buat itu gunanya untuk apa.

    Dengan melakukan hal serupa, kemungkinan untuk diterima sangat besar. Aku pernah membuat diskripsi hanya dengan copy judul, itu jelas jelas akan ditolak. Pertama karena judul kan hanya beberapa kata, dan itu tidak menjelaskan gambar yang kita buat.

    Mungkin segini dulu, tips yang aku berikan. Semoga memberikan gambaran buat kalian yang masih sering ditolak gara gara diskripsi. Next mungkin aku akan memberikan tips yang lebih hockya hockya lagi, jadi jangan lupa di follow blog ini, agar mendapatkan update terbaru tentang tips atau yang lainnya. 

    Sekian dan aku ucapkan banyak terimakasih buat kalian yang sudah berkunjung, sampai jumpa di postingan yang lain.

    [*Gambar aku pindah ke bagian bawah]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini