-->
  • Jelajahi

    Copyright © Intermezzo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ads

    [ Cerita ] Cinta Pertama

    john_aripe
    Friday, April 22, 2022, April 22, 2022 WIB Last Updated 2022-04-21T20:22:06Z
    masukkan script iklan disini
    Aku itu..
    Umur ku sekarang 16 tahun, aku baru saja lulus dari sebuah SMP favorit di kota ku. Aku termasuk anak yang agak terkenal, bukan karena nilai akademis ku yang bagus atau prestasi ku yang menjadikan aku viral di SMP ku dulu. Namun, aku sedikit terkenal karena hanya aku lah, anak yang mudah tersinggung, dan mudah marah.

    Beberapa kejadian heboh pengeroyokan antar siswa SMP di kota ku, mungkin 70% dari ulah ku. Dan perlu kalian tau, aku bukan hanya menyebabkan kerusuhan di sekolah ku, tapi seperti yang aku bilang, hampir SMP di kotaku, semua mengenalku sebagai tukang pukul. Makanya, aku punya julukan si tukang pukul dari utara, sesuai letak sekolahku yang ada di utara kota ku ini.

    Sebenarnya, jujur aku tak suka julukan itu. Aku hanya ingin menjadi anak yang biasa saja. Namun, rasa ketersinggungan dan mudah marah ku menjadikan aku seperti ini.

    SMA Yang Membuat Aku Berubah..

    Karena itu, aku bertekad bulat untuk meninggalkan predikat itu jauh-jauh di SMA ku ini. Dan sebisa mungkin aku menahan diri untuk tidak tersinggung, apalagi untuk masalah kecil. Aku sudah muak!

    Di SMA ku, aku sengaja mencari teman yang tidak begitu terkenal, atau yang mereka sebut culun. Agar aku bisa tidak terlalu dikenal seperti waktu SMP ku dulu.

    Memang, membosankan sebenarnya menjadi anak culun itu. Tidak ada adrenalin yang menggebu-gebu. Kebiasaan aneh dan tidak aku banget. Tiap hari, cuman baca buku, ngobrol tentang pelajaran, atau nggosipin cewek-cewek. Tidak ada lagi obrolan tentang adu hantam, piting leher kakak kelas, atau minimal adu jotos untuk sekedar mencari hiburan.

    Tetapi, dari kumpulan geng culun ini aku merasakan suatu getaran yang belum pernah aku rasakan dulu. Seperti waktu nggosipin cewek sekelas yang sangat cantik, atau kakak kelas yang dandanannya mirip penyanyi dangdut. Bahkan, getaran desir di hati saat merhatiin ibu guru yang jujur aku juga agak ngerasa aneh, ibu guru tapi pakai rok mini, baju ketat, wajah penuh makeup dan jauh dari kesan seorang guru.

    Yakin, perasaan-perasaan seperti itu tidak aku dapat di saat aku SMP dulu. Meskipun, aku juga pernah dapet surat cinta dari seseorang yang entah aku tidak tahu, karena tanpa pengirim atau sekedar nama. Saat itu aku malah jijik dan aku robek surat itu. Aku pikir, kayak anak zaman dulu ajah pake surat-suratan. Basi! Aku pikir.

    Karena saat itu yang ada di otakku hanya gimana, ngerasain menjadi yang terkuat. Tapi setelah aku berada di posisi yang terkuat malah aku tidak merasa sensasi yang lain. Hambar saja.

    Irma..

    Di kelasku, ada seorang yang bernama Irma, dia mengaku pernah sekelas dengan ku saat di SMP tapi aku tidak ingat dia sama sekali. Dan dia bilang, ke teman lain kalau aku adalah seorang serigala yang hidup hanya untuk berantem. Dia sebarkan, berita yang pernah menjadikan aku sebagai yang terkuat se-SMP di kota ini. Entah apa maunya si Irma ini, aku cuekin ajah dan berusaha tidak menimbulkan keributan.

    Karena omongan Irma ini, banyak teman culunku menjadi agak sungkan padaku. Bahkan setelah aku bilang, itu semua hanya karangan Irma saja, tapi tetap mereka agak sungkan pada ku. Kata mereka, sorot mataku masih menyala seperti seorang pembunuh, dan itu membuatku tertawa. Tapi dalam hatiku, untung kalian ngomong saat ini, jika kalian bilang seperti itu beberapa waktu lalu, sudah aku hantam muka-muka culun itu.

    Irma, adalah salah satu cewek yang terkenal cantik di kelas ku. Selain itu, dia juga pintar di setiap pelajaran. Maka, sangat jelas dia punya pengaruh yang besar di antara teman-teman sekelas. Karena itulah, omongannya tentang ku, menjadi begitu dipercayai semua teman sekelasku. Sungguh itu menjadikan aku tidak nyaman.

    Kejadian Semakin Rumit..

    Suatu hari, saat bel pulang berbunyi semua bersiap untuk pulang. Tapi, aku masih ada jadwal piket untuk membersihkan papan tulis, dan bersih-bersih kelas, suatu hal yang tidak pernah aku kerjakan saat aku di SMP dulu. Akan tetapi, karena aku bertekad untuk berubah, maka dengan berat hati aku kerjakan juga.

    Setelah semua teman-temanku pulang, aku mulai membersihkan papan tulis. Setelah bersih, aku mulai mengambil sapu yang ada diruang piket, disitu aku melihat dua orang sedang berciuman. Karena tempatnya agak dipojok ruangan, maka tempat itu sepi dari lalu-lalang.

    Aku melihat, dua orang itu adalah Irma dan Bagus. Bagus adalah anak kelas dua, dan dia baru saja terpilih menjadi ketua OSIS. Saat melihat aku masuk, mereka langsung gelagapan. Kemudian aku minta maaf, dan bilang kalau aku hanya mau ambil sapu. Kemudian aku keluar lagi dari ruangan itu.

    Setelah aku melihat kejadian itu, entah bayangan mereka saat berciuman begitu mengganggu ku. Dan membuat aku jadi asal-asalan membersihkan kelasku, tapi memang aku juga tidak begitu suka bersih-bersih seperti ini.

    Sebelum aku menyelesaikan pekerjaan ku, aku mendengar langkah kaki dari luar kelas. Karena begitu sepi, maka suara langkah itu sangat terdengar jelas di telinga ku. Saat aku palingkan pandanganku, karena aku penasaran siapa yang masih ada di kelas, aku melihat Irma berdiri di ambang pintu.

    Kemudian dia masuk ke kelas, lalu menghampiri ku. Dia berkata, "apakah kamu sengaja melihat aku dan pacarku ciuman?" Aku hanya menggeleng. Kemudian dia membentak ku, "mau apa seh kamu mengurusi urusan orang lain?" Aku hanya diam tak menjawab. "Aku tau kamu itu orang terkejam yang pernah aku temui, bukan karena kamu tukang pukul sampai mempunyai julukan si tukang pukul dari utara, tapi kamu itu kejam karena tak punya hati". Aku hanya terus diam sambil menyelesaikan pekerjaan ku.

    Ternyata Irma itu..

    Irma berkata lagi, "dari TK, SD, SMP, sampai kita SMA, kita itu selalu di kelas yang sama, tapi kamu tak mengingatku sama sekali". Aku tertegun, dalam hatiku berkata, "apa benar aku dan Irma itu sangat sedekat itu, sampai tidak pernah berpisah kelas? Dan aku sangat lupa akan kehadiran nya itu. Kemana saja aku selama ini?"

    Setelah aku menyelesaikan pekerjaan ku, dan Irma masih berada di depan ku. Aku bingung mau berkata apa. Aku terjebak di situasi yang tidak enak seperti ini. Dan baru pertama kali, hatiku tergetar dan merasa takut pada seseorang, yang itu adalah Irma. Orang yang mengaku selama ini selalu satu kelas dengan aku, dari TK sampai SMA ini. Kemudian ragu-ragu aku berkata, "maafkan aku selama ini tidak menyadari kamu, Irma. Dan apakah itu penting? Kita satu kelas atau tidak bahkan kita tak pernah mengobrol, dan hanya kali ini saja kita mengobrol kan?"

    Satu tamparan mengarah ke pipi ku. Gejolak mudaku meradang, ingin aku balas dengan tonjokan, tapi seperti ada yang menghalanginya. Kemudian Irma berkata, "ayo tonjok aku, tonjok aku seperti yang dulu kamu lakukan pada lawan-lawan mu. Ayo, kenapa tidak jadi? Apa kamu sekarang sudah tidak punya nyali untuk baku hantam? Apa karena aku perempuan? Ayo!"

    Aku hanya diam, dan meninggalkan kelas, aku kembalikan alat bersih-bersih kemudian aku pulang. Aku tak menghiraukan Irma yang ada di kelas. Sebelum pulang, aku mampir ke toko depan sekolah ku, aku beli penggaris dan minuman. Setelah itu aku pulang dengan perasaan yang kacau-balau. Betapa perkataan Irma sangat menggangguku.

    Saat aku keluar dari toko, aku melihat Irma berjalan sambil terisak, entah apa yang membuat aku ciut, aku masuk lagi ke toko untuk sembunyi dari Irma. Kemudian, setelah agak jauh Irma berjalan, aku keluar dan entah apa yang membuat kaki ku melangkah mengikuti Irma. Aku seperti tidak sadar.

    Dan seperti nya Irma tau aku mengikutinya, kemudian mengejarku dan teriak, "kamu itu jahat, kenapa selama ini tidak pernah menjawab perasaanku. Bahkan dulu saat SMP kamu robek surat ku pada mu di depan ku. Kamu tau, aku sangat tersiksa akan perasaan ini!!"

    The End!


    Dan seperti biasa, apapun postingan. Tak perduli nyambung atau tidak! Aku tetap pamerin hasil ku ngegambar jelek buat kalian, dan ini penampakannya!

    Dan pastiin kalian mendownload gambar diatas hanya DISINI (shutterstock), untuk sekedar mensupport kami, terimakasih, my friend!
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini