Sebuah logo dibuat ditujukan untuk meningkatkan kesan private sebuah produk atau sebuah karya dalam bentuk apapun itu. Jika kalian memiliki sebuah perusahaan pelet lele dengan adanya logo, akan mudah diingat produk pelet lele kalian.
Sedemikian pula sebuah logo yang disematkan tidak bisa ditiru. Sebab jika kalian punya produk yang terdaftar di sekretariat dagang, maka logo yang kalian pilih juga bisa kalian daftarkan agar tidak bisa ditiru oleh orang lain atau perusahaan lain.
Berikut ini adalah contoh logo yang bisa kalian download untuk produk iklan atau apapun kecuali tidak bisa kalian pakai untuk logo perusahaan. Karena di shutterstock dimana aku upload logo ini, dilarang untuk menggunakan hasil daya cipta yang sudah diupload di shutterstock.
Logo diatas adalah logo yang aku namakan logo 2.0 sebab logo ini aku buat setelah aku buat yang kedua. Namun demikian, logo ini adalah logo Pisces yaitu logo dengan desain sederhana dua karakter yang kembar namun berbeda warna dan posisi.
Banyak aspek yang mendukung untuk membangun sebuah logo, terutama dari hal beda dari yang lain, maka logo ini pun sudah memenuhi kriteria tersebut. Selain dari itu, simpel, sebuah logo yang simpel akan membuat orang lain mudah mengenali atau gampang ingat akan logo yang kita pakai.
Kerumitan sebuah logo biasanya, mengimbas pada desain yang lebih membosankan. Sebab, logo dengan desain yang lebih rumit biasanya tidak banyak mendorong orang untuk mengingat, bahkan cenderung bosan.
Maka, kali ini aku memberikan contoh desain yang simpel namun memenuhi aspek-aspek sebuah logo yang dinamis.
Tidak bisa dipungkiri, penggunaan logo pada sebuah produk mampu meningkatkan kemampuan daya beli. Jika kita menerapkan atau memberikan produk kita dengan sebuah logo, maka yang didapat, produk yang kita tawarkan mudah dikenal orang, diingat orang, dan bahkan disukai para konsumen kita tentunya.
Sekian dulu postingan ini aku buat, jumpa lagi lain waktu, terimakasih atas atensinya, semoga memberikan pencerahan kepada kita semua pada desain logo 2.0 untuk kemajuan produk kita.
Sebuah produk yang tidak menggunakan logo, biasanya sulit dikenal konsumen, bahkan mengingat pun tidak. Memang, logo tidak menambah kwalitas sebuah produk, akan tetapi sebuah logo mampu meningkatkan daya beli orang pada produk kita.