Ketika ketemu mbak buthuk, aku sedang ngopi. Banyak hal yang beliau cerita kan, termasuk tentang anak wak haji yang lagi-lagi masuk bui gara-gara terbukti terlibat Narkoba. Aku cuma bisa manggut-manggut sambil nyerutup kopi manis, semanis wajah anaknya yang kuliah di jurusan akutansi.
Katanya lagi melanjutkan, padahal dulu pernah juga tersandung hal serupa. Sepertinya, istilah hanya keledai yang akan masuk ke lubang yang sama, benar-benar tidak pas. Karena anak raja dangdut pun, bisa terjeblos ke lubang yang sama juga, ujar mbak buthuk.
Tanpa komentar aku lalu pergi, dibenakku hanya terpikir, emang tidak kapok juga ni orang. Meskipun, aku sadar bahwa setiap orang pasti punya kepentingan pribadi, yang itu mungkin tidak dibertakan ke orang lain.
Yahh daripada ikut ngegosip gak jelas, mending aku lanjutin share rancangan grafis ku, daann KANCUUUT
![]() |
| Desain cetak untuk kaos dll. |
Gambar ini aku buat dari aplikasi pictart Android. Dengan font dari 100font.com, yang free komersil, agar tidak kena copyright tentunya. Dengan tulisan "BORED!".
Sedang gambarnya sendiri, ikon wajah bosan. Dengan background warna cerah. Secerah mentari pas gajian.
Waktu aku tunjukkan ke anaknya mbak buthuk yang sangat menggoda untuk diajak kencan. Dia bilang, desain nya biasa ajah, tampilan nya juga tak ada menarik sama sekali. Langsung ati pengeng ngegethok kepala dia.
Aku terangin ke dia dan juga ke kalian, desain ini memang tidak ada spesialnya. Namun, ada cerita dibalik pembuatan nya dan maksud nya.
Waktu itu aku gambar pas benar-benar sangat bosan. Kebosanan ku karena keadaan ini yang efek imbas dari covid 19. Semua proyek an ku hilang. Job yang biasanya datang tiap hari pending dan malah ilang gara-gara ada pemberlakuan lockdown. Jadilah aku hanya bisa duduk termenung dan kebosanan melanda jiwa.
Itu background cerita dari pembuatan gambar ini, lantas warna cokelat muda ini menunjukkan ketidak pastian, kapan berakhirnya masa pandemic covid-19. Lalu wajah yang tidak jelas ini menunjukkan bahwa inilah suasananya dari hati yang digantung dari keadaan yang tidak kunjung normal.
Setelah aku kasih tahu, si dia diam tak berkomentar, meskipun bangsatnya dia malah ketawa tahu keadaan ku. Buat dia alasan ku cuman alasan klise, yang artinya aku tidak mau usaha survive di tengah pandemic ini.
Aku pikir.. ya BETUL..
Terakhir terimakasih buat kalian yang dah mau repot-repot ngebaca cerita KANCRUT ku kali ini, jumapa lagi di KANCRUTAN ku berikut nya.


